Tag: 闵行蝴蝶验证归来


first_imgGet instant access to must-read content today!To access hundreds of features, subscribe today! At a time when the world is forced to go digital more than ever before just to stay connected, discover the in-depth content our subscribers receive every month by subscribing to gasworld.Don’t just stay connected, stay at the forefront – join gasworld and become a subscriber to access all of our must-read content online from just $270. Subscribelast_img


first_img“WE CONTINUE TO INVEST IN WEST AFRICA” Representing Monjasa, Group CEO, Anders Østergaard, Bunker Trader, Gustavo Ferreira da Costa, Senior Bunker Trader Area Specialist West Africa, Michael Qvist Pedersen and Operations Manager, Ken Hüüdma all took part in the event. To support the new office location, the Monjasa owned 5,815-dwt tanker, African Chaser (to be renamed Monjasa Chaser), is now deployed as fixed tanker in Angolan territorial waters. “The West Africa bunker market has developed very positively over the past 10-15 years and today matches bunker destinations like Las Palmas or South Africa. As an example, we are currently making IMO 2020 compliant fuel timely available across the region and we have just completed the first supplies in the Gulf of Guinea. Author: Baibhav Mishra In Angola, local representation is a key enabler for further developing our services, and now we get to show our commitment in Luanda and emphasise personal relations even further. We will continue to invest in West Africa for the benefit of our partners, the local communities and Monjasa,” says Group CEO, Anders Østergaard. For the past almost five years, our General Manager, Eduardo Costa, has been working as Monjasa’s Luanda-based representative. With his Angolan-Portuguese background and in-depth local knowledge, he has already done a promising job and will continue to lead developments in Angola. Sea News, November 11 LOCAL LEADERSHIP AND LOCAL TANKER The West Africa bunker market has developed very positively over the past 10-15 years and today matches bunker destinations like Las Palmas or South Africa SUCCESSFUL OPENING RECEPTION On 31 October 2019, Hotel Trópico was scene for the official opening reception in Luanda. Our guests represented national and international oil and shipping companies as well as local partners and friends of the house. The evening was a great opportunity to learn more about our partners’ needs and we are very thankful for this warm welcome. Monjasa is currently enabling the IMO 2020 transition by making new low-sulphur marine fuel available across the region. Today, Monjasa is the leading supplier in West Africa measured on volume and a fleet of 10 tankers deployed in the region. Monjasa started supplying bunkers across West Africa in 2009 and since then, we have delivered a total of 10.6 million tonnes of fuel products across the region from the Gulf of Guinea to Namibia. Monjasa on Friday announced the opening of its office in Luanda, Angola, to support our extensive West Africa oil and shipping activities.last_img read more


first_imgPesawat 787 yang didukung mesin besar Rolls-Royce Trent 1000. Foto: Rolls Royce via simpleflying.com Wabah virus corona telah menyebabkan maskapai penerbangan di seluruh dunia menangguhkan layanan mereka ke Cina selama beberapa bulan ke depan. Di tengah pembatalan ini, bila maskapai tidak memaksimalkan penerbangan ke tujuan-tujuan favorit lainnya, hampir dapat dipastikan akan ada beberapa armada milik maskapai terdampak yang ‘menepi’.Baca juga: Duh! Ternyata Boeing Pernah ‘Palsukan’ Dokumen Pembelian Varian 787 Dreamliner Air Canada‘Menepinya’ armada milik maskapai-maskapai di seluruh dunia tentu saja menjadi petaka bagi industri penerbangan. Namun, tidak demikian untuk Boeing dan Rolls-Royce. Seperti dikutip KabarPenumpang.com dari laman simpleflying.com, Selasa, (4/2), Boeing 787 dengan mesin Rolls-Royce Trent 1000 memang diberitakan memiliki masalah pada mesin, terutama bagian bilah kipasnya. Sebelum adanya virus corona, permasalahan teknis tersebut memang telah memaksa beberapa maskapai putar otak untuk menyeimbangkan antara kebutuhan reparasi pesawat 787 (Roll-Royce Trent 1000) dengan kebutuhan operasional pesawat. Pasalnya, bukan perkara mudah untuk ‘memarkirkan’ pesawat dalam waktu yang hampir bersamaan serta dalam jumlah yang banyak. Bila itu terjadi, tentu maskapai sangat kesulitan memaksimalkan operasionalnya.Tampak mesin pesawat Virgin Atlantic tengah direparasi. Foto: Tom Boon – Simple FlyingRolls-Royce sendiri, melalui salah satu petingginya, Chris Cholerton, sudah menyatakan permohonan maaf atas berbagai gangguan yang dialami para maskapai. Mereka berjanji akan segera melalukan tindakan efektif untuk meminimalisir kerugian yang dialami pelanggannya.Akan tetapi, sepertinya permohonan maaf itu akan sangat sejalan dengan ‘berkah’ yang ditimbulkan akibat virus corona. Pasalnya, tanpa harus menggangu operasional maskapai, mereka tetap bisa mereparasi atau mengganti mesin Roll-Royce Trent 1000 dengan yang baru. Saat ini, terdapat beberapa maskapai yang mengoperasikan 787 dan telah mengkonfirmasi penundaan penerbangannya dari dan ke Cina.Baca juga: Airbus A220, Pesawat Narrow-Body yang Mampu Jabani Tugas Boeing 787 DreamlinerDi antaranya ada Air New Zealand’s yang menangguhkan layanan penerbangan Auckland ke Shanghai dengan menggunakan Dreamliner. Ada juga British Airways yang biasa menerbangkan 787-9 ke Beijing dan Shanghai. Kemudian LOT Polish Airlines menggunakan Dreamliner untuk penerbangan ke Beijing dari Tallinn (ibukota Estonia) dan Warsawa (ibukota Polandia) hingga Virgin Atlantic Airways yang mengoperasikan penerbangan hariannya ke Shanghai dengan 787-9.Dari banyak maskapai di atas, beberapa dari mereka memang sudah memutuskan untuk mereparasi armada 787-nya serta menindaklanjuti petunjuk Otoritas keamanan penerbangan Uni Eropa atau European Union Aviation Safety Agency (EASA) baru-baru ini. Yang lainnya, masih akan terus berusaha untuk memaksimalkan rute gemuk lainnya atau memarkirkan armadanya di homebase mereka.Share this:Click to share on Twitter (Opens in new window)Click to share on Facebook (Opens in new window)Like this:Like Loading… Relatedlast_img read more